No
|
Konsep Dasar Konseling
|
Definisi
|
Tujuan
|
Modalita
|
Contoh
|
1
|
Clarification
|
Clarification
adalah teknik yang di gunakan untuk mengungkapkan kembali isi pernyataan
klien dengan menggunakan kata-kata baru dan segar
|
1.
Konseli
memperoleh balikan bahwa konselor memahaminya secara utuh
2.
Diperoleh
kejelasan inti isi pembicaraan konseli
3.
Konseli
terbantu mendiskriminasikan perbuatan ataupun situasi yang dihadapi
4.
Mengarahkan
pembicaraan lebih lanjut ke arah uraian situasi ataupun perbuatan yang lebih
luas dan dalam
|
“pada
dasarnya, pada hakikatnya, pada intinya, dengan kata lain, pada pokoknya,
singkat kata”
|
Klien
:”begini pak, saya sekarang ini dalam keadaan sulit. Setelah lulus nanti saya
ingin berwiraswasta dengan membuka usaha kecil-kecilan di rumah, tetapi ibu
menginginkan saya jadi pegawai negeri. Katanya jadi pegawai negeri itu lebih
tenang di bandingkan dengan jadi seorang wirausahawan.”
Konselor
:”pada dasarnya, ada perbedaan keinginan antara anda
|
2
|
Interpretasi
(klarifikasi)
|
Interpretasi
adalah pernyataan konselor yang mengkomunikasikan penjelasan makna, tafsiran
makna, atau dugaan pesan dari sikap dan perilaku konseli.
|
1. Mengembangkan
hubungan menyehatkan melalui dorongan pengungkapan diri konseli, peningkatan
kredibilitas konselor, dan pengkomunikasian sikap-sikap menyehatkan kepada
konseli.
2. Mengenali
hubungan sebab akibat di antara di antara pesan dan perilaku eksplisit dan
implisit konseli.
3. Membantu
konseli mengkaji tingkah laku, pemikiran-pemikiran dari sudut tinjauan lain
dengan penjelasan lain.
4. Motivasi
konseli menggantikan pemikiran merusak diri atau tingkah laku tidak efektif.
|
“dari
uraian anda tadi, agaknya anda berpikiran, coba anda perhatikan bahwa, perlu
anda cermati”
|
Konseli
:”saya tahu..,saya kira…cara belajar saya cukup sebab tiap malam saya belajar
untuk besok..seperti matematika kan perlu banyak berlatih.
|
Kamis, 18 Desember 2014
01.50
Anas Ainatun
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RSS Feed
Twitter
0 komentar:
Posting Komentar
Tulis Komentar dengan Bahasa yang Sopan
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.